Beranda > Artikel > HARUS ADA PERDA PENATAAN INFORMASI DI KAB. AGAM

HARUS ADA PERDA PENATAAN INFORMASI DI KAB. AGAM

Banyaknya usaha warung internet (Warnet) yang dibuka secara bebas, sangat berdampak luas dalam segala aspek kehidupan masyarakat Kabupaten Agam. Untuk menghindari dampak negatif yang ditimbulkan khususnya bagi generasi muda. Harus ada peraturan daerah (Perda) yang mengatur berdirinya usaha warnet tersebut.

Seharusnya, pemerintah daerah mulai dari sekarang memikirkan dan membuat suatu peraturan daerah tentang pendirian usaha warnet, terlihat saat ini tidak sedikit kalangan pelajar yang mengunjungi warnet dan mengunjungi situs-situs porno ataupun hanya sekedar tempat untuk berpacaran. Kondisi terparah ketika usia beliapun sudah mulai merapat ke warnet tanpa ada kontrol dari berbagai operator dan pemilik warnet. Dimana batas umurpun sudah tidak berlaku lagi. Demikian pula dengan pelajar yang sedikit membandel, menjadikan tempat warnet sebagai tempat “sembunyi” ketika jam pelajaran masih berlangsung.

Untuk itu, pendirian warnet harus ada aturan mainnya berupa perda. Dimana dalam perda tersebut harus ada mengatur ketinggian pembatas box warnet yang mudah diawasi dan terlihat oleh pemilik ataupun pengunjung warnet lainnya. Walaupun privacy pengunjung warnet terganggu, tapi ini sebagai upaya untuk menghindari pengunjung untuk membuka situs-situs porno, karena situs porno tidak dapat dilakukan pemblokiran, selain itu pula untuk menghindari adanya perbuatan mesum pengunjung warnet. Dengan adanya perda tersebut, bagi pengusaha warnet yang melanggar, ijin usahanya harus dicabut dan apabila ada usaha warnet menjadi tempat peredaran pornografi, harus dikenakan tindak pidana. Kalau perlu tidak ada salahnya diadakan razia rutin untuk setiap warnet, pemeriksaan disetiap history komputer hasil browsing, dengan tujuan “warnet sehat” dapat terwujud di Kabupaten Agam.

Pengusaha warnet jangan hanya berfikiran bagaimana mendapatkan keuntungan yang sebanyak-banyaknya, tetapi bagaimana bertanggungjawab menyelamatkan generasi muda dari pornografi yang disebarkan melalui internet. Sementara itu, saat ini, draft rancangan peraturan daerah (Raperda) tentang penataan informasi di daerah Kabupaten Agam yang masih menjunjung nilai-nilai keislaman, masihkah dalam penggarapan atau hanya baru bergerak dalam bentuk kajian. Diharapkan nantinya aturan tentang usaha yang berhubungan dengan pos, telekomunikasi dan informastika seperti tower, radio, jasa penitipan pos, televisi, wartel, warnet dan usaha yang lainnya yang sejenis dapat tertelurkan hingga “zebra jantan” tidak lagi.

Kategori:Artikel
  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: