Beranda > Artikel, Menye-menye > Games And Facebook, Bikin PNS Betah Lembur di Kantor

Games And Facebook, Bikin PNS Betah Lembur di Kantor

Memang tidak dapat dipungkiri, fenomena dari facebook dan games online maupun games offline telah membuat sebahagian dari PNS betah berlama-lama di kantor, semangat kerja yang di usung dari rumah menuju kantor terbungkus rapi setelah menemukan sebuah komputer kosong, kemudian mencari tombol ups, tombol power, tombol monitor dan sedikit kopi peneman kehangatan yang disajikan telah terasa getaran nya sejak beranjak dari rumah tadi pagi.

Akhirnya, menyala sudah sebuah komputer pada waktu jam 7.20 (bagi yang malas ikut apel pagi) dan jam 08.00 (bagi yang merasa disiplin apel pagi masih bahagian dari PNS).  Setelah semua ready, sambil mengisap sebatang rokok yang sudah dipersiapkan sebagai peluru dan mungkin juga rencana jangka panjang menjelang kepenetan menghampiri. Klik, sebuah icon untuk berselancar menuju hingar bingar dunia maya, di awali dengan facebook untuk sekedar update status, dengan cerita yang luar biasa, biasanya status di update berdasarkan ketajaman rasa dan pikiran serta kedalaman hati.

Setelah facebook sudah tidak lagi menjadi makanan empuk, maka beralih lah pada games online maupun games offline, dari sinilah awal nya entah itu malapetaka atau kah sebuah kecanduan yang cendrung bersifat dinamis, tanpa merasa malu, tanpa merasa bersalah dan tanpa mengingat sumpah dan jabatan, serta tupoksi kerja kita sebagai pelayan masyarakat, terjadilah sudah pergumulan antara hobby dan kenyataan yang telah di gariskan kepada kita kaum PNS.

Jam 08.00 Pagi, mouse dan keyboard sudah menjadi pelampiasan tamparan jari jemari, malahan ada berteriak saking semangatnya entah dia kalah ataupun menang, tidak berhenti sampai disitu, mereka tidak sendirian, ternyata setelah di intip dan di monitoring dari hari ke hari, waktu ke waktu perubahan yang di harapkan belum juga datang, malah semakin rame semakn asyik, itu kata mereka..!

Berdentang jam 12.00 istirahat siang, mereka tidak menghiraukannya, kata mereka sich “lagi tanggung nich”, hebat betul pengaruh dan efek yang di timbulkan dari sebuah benda mati yng lagi trend saat ini, makan adalah salah satu kekuatan tubuh supaya tidak lemah dalam beraktifitas malah di cuekin, yang paling enak bagi mereka adalah asap yang menyembul dari mulut dan hidung, sholatpun demikian juga, enulis berpikir “zaman apakah sekarang..?” apakah penulis telah merasa ketinggalan akan fenomena yang fantastis ini…? (mereka masih asyik menghantam keyboard dan mouse, belum melakukan aktifitas kerja sesuai dengan tupoksi).

Kembali, Jam berdentang 1.00 setelah usai istirahat, ini manusia atau kah orang super (pikir penulis), gerombolan pecandu dan penikmat games ini masih tetap kekar dan semakin menjadi-jadi, staminapun tidak menurun (sebuah olahraga model barukah..games ini…?), mendekati jarum jam 2.00 akhirnya mereka di TKO juga oleh telpon yang terus gemas berdering seolah-olah marah dan minta di angkat, ternyata panggilan pulang dari si dia. Penulis pun berfikir seandainya semangat games ini disalurkan untuk menyelesaikan semua tugas kantor kemungkinan tidak cukup 1 jam bakalan kelar.

Setelah para gamers dan facebookers  go home, penulispun mencoba mengikuti aksi dan semangat mereka untuk menjajah benda multimedia ini, apa yang penulis dapat setelah 15 menit, perut mual, mata perih dan terbayang pekerjaan sudah menumpuk dan harus di kejar agar tidak menjadi segunung. Penulispun mencoba berpaling dari beberapa meja yang sedikit berantakan akibat keganasan para jari gamers dan facebookers serta sampah dan abu rokok yang bertebaran mengakibatkan mejapun menjadi ladang asbak. Penulispun menjadi tak betah berlama-lama di dalam ruangan, dan mencoba mengambil posisi di ruang tamu aja sambil diskusi dan baca koran membuka cakrawala baru dengan cara mengupdate isi kepala dengan cara manual (membaca dan berdiskusi).

Kembali kecerita tentang “manusia super”, mereka pun akhirnya memang mencintai kantor, terbukti merekapun datang dan langsung mengambil posisi yang sepertinya diantara mereka sudah saling memahami posisi masing-masing (seperti main bola saja). Nah, tidak beberapa lama berselang nya waktu, keriuhan dan sorak sorai serta suara tangisan keyboard dan mouse sudah mulai saling berpacu dengan adrenalin untuk menaklukan waktu. anda pasti tau mereka lagi ngapain…, tetep tidak jauh-jauh dari games and facebook. kalo di lihat dari aksi mereka tidak cukup rasanya menulis disini bisa satu buah buku tercipta kalau diurut waktu ke waktu, menit kemenit kisah fantastis ini.

Bagi penulis, Facebook dan Games online bukanlah sesuatu yang salah untuk di pakai, dinikmati tapi kita selaku pelayan masyarakat haruslah bisa memilah dan mebagi waktu antara facebook dan games, karena salah satu tempat kita melepaskan kejenuhan dan kepenatan setelah bekerja beberapa jam salah satunya mungkin dengan memanfaatkan fasilitas yang ada, seperti baca koran, ke kantin, main games, browsing, ataupun sedikit rebahan untuk mengatur kesimbangan tubuh.

Kategori:Artikel, Menye-menye
  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: