Beranda > Menye-menye > “Senjang”

“Senjang”

Tebang pilih. Mungkin itu yang bisa dibilang pada kesejangan sebuah “himbauan” menyambut ramadhan tiba. Himbauan yang berisi tentang jadwal buka dan tutup nya sebuah warnet dan playstation khususnya di Kabupaten Agam.

Seluruh Pengusaha warnet dan Playstation harap menutup “galeh” mereka pada saat jam berbuka puasa sampai orang selesai sholat tarawih di mesjid. Himbauan yang cukup bagus mengingat  kontrol tersebut tidak terlepas dari visi dan misi Kabupaten Agam “Mandiri Berprestasi Yang Madani”.

Jauh-jauh haripun para empunya warnet, sudah mengingatkan kepada setiap karyawan atau yang biasa disebut dengan operator warnet untuk jam tayang warnet pada bulan puasa ini kita batasi, sebagai bentuk kita peduli dan kita juga adalah umat yang taat beribadah, apalagi di bulan yang suci ini dengan limpahan pahala bisa kita tangguk kalau serius menjalaninya.

“Senjang” maksudnya disini adalah, kenapa yang mendapat himbauan tutupnya jam tayang warnet  dan playstation hanya ditujukan kepada warung internet saja. Padahal kalo kita lihat lebih jauh lagi, seharusnya yang mendapat himbauan adalah semua orang-orang yang memiliki usaha dalam bentuk apapun selama bulan puasa ini harap menutup “jaga” mereka sebagai bentuk menghargai nya orang lain yang sedang melaksanakan ibadah puasa.

Contoh kecil saja, Kedai minuman, tempat orang-orang biasa berkumpul dan bercengkrama, biasanya pada bulan ramadhan ini ratingnya pun naik secara signifikan dan kemungkinan juga “manggaleh” sampai larut malam, sambil bermain domino “mahampehkan batu ka meja” (menimbulkan kebisingan), bermain koa, dan permainan lain, yang lama-lama karena keasyikan bisa lupa dengan sholat ataupun bisa mengarah ke perjudian.

Apakah hal semacam itu tidak masuk dalam kategori “pemda” dalam memberantas “Pekat”…? dan kenapa selalu warnet dan selalu warnet yang menjadi ujung tombak sasaran..? Apakah hal itu tidak layak untuk segera di singkapi…?

Himbauan atau apapun sejenis nya seharusnya di telaah dulu sebab dan resiko nya, kalau tidak akan timbul kesenjangan dan cara pandang yang salah dalam menuju kearah perubahan yang lebih baik lagi.

Kategori:Menye-menye
  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: