Beranda > Berita > 6 dari 16 SKPD Agam Terancam Bubar

6 dari 16 SKPD Agam Terancam Bubar

Agam-Mengingat devisitnya anggaran dan telah dilakukan kajian hitung-hitungan dari komisi I DPRD Agam, maka terselamatkan lah Rp. 20 Miliar Anggaran Perbelanjaan Daerah (APBD), jika segera di lakukan penciutan SOTK Kabupaten Agam.

Novi Endri Dt Simarajo Ketua Komisi I DPRD Agam, mengatakan Sturktur Organisasi Dan Tata Kerja (SOTK) apabila bisa diciutkan akan bisa mengatasi devisit anggaran lebih kurang Rp. 34 Miliar.

Perampingan SOTK akan secepatnya dilakukan, kemungkinan 6 dari 16 SKPD di Kabupaten Agam bakalan terancam, diantaranya, Dinas Komunikasi dan Informatika yang terancam dikembalikan kebentuk asalnya Bagian Humas, Dinas Pemuda dan Olahraga akan dikembalikan ke Dinas Pendidikan.

Santer beredar juga penciutan untuk Badan Penyuluhan Pertanian Perikanan Ketahanan Pangan akan dikembalikanke Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura. Kemudian Kantor Penelitian dan Pengembangan yang akan kembali digabungkan dengan Bappeda.

Ditempat terpisah, Asisten I sekretariat Daerah Kabupaten Agamm, H. Erlizon Azwar, membenarkan adanya perampingan SOTK tersebut.

“Selama ini sudah sering dikeluhkan berbagai pihak msalah SOTK Kabupaten Agam dirasakan sangat buncit, tidak sebanding dengan kemampuan keuangan daerah, Sudah sering kali anggota DPRD Kabupaten Agam mendesak agar segera dilakukannya perampingan SOTK Kabupaten Agam,” tuturnya mengakhiri. (wdp)

Kategori:Berita
  1. 31 Januari 2011 pukul 3:24 am

    Bagusnya memang miskin struktur, TETAPI KAYA FUNGSI ya

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: