Beranda > Artikel, CIO (Chief Information Officer) > Chief Information Officer sebagai Penarik Pelatuk Strategi Bisnis

Chief Information Officer sebagai Penarik Pelatuk Strategi Bisnis

Para pemenang CIO 100 Award 2011 versi CIO Magazine memperlihatkan bagaimana teknologi informasi menjadi sebuah kekuatan yang sangat penting dan utuh untuk melaksanakan strategi pengembangan bisnis.

Perusahaan yang terpilih untuk CIO 100 Award berkisar dari organisasi nirlaba kecil sampai perusahaan bernilai miliaran dolar Amerika Serikat (USD). Mereka datang dari berbagai industri.Perusahaan harus menunjukkan bahwa mereka tidak hanya mampu menciptakan nilai baru menggunakan teknologi informasi (TI) dan untuk melaksanakan proyek dengan baik namun juga melakukannya sesuatu yang tidak biasa,cara-cara inovatif, perintis teknologi baru, atau menerapkan teknologi familier untuk tujuan baru.

“Kami juga menekankan pada proyek, yang karena ruang lingkup dan dampaknya, membantu mendorong perusahaan untuk masa depan yang lebih menguntungkan meski terus menerus muncul tantangan ekonomi. Singkatnya, perusahaan-perusahaan ini adalah pemimpin teknologi,” ujar editor senior CIO Magazine Kim S Nash.

Penggunaan TI berguna sebagai kekuatan integral dan kuat yang dibutuhkan untuk mendorong perusahaan tumbuh lebih baik lagi. Sebagai contoh, Baker Hughes (BHI), perusahaan minyak dan gas dengan pendapatan USD14,4 miliar menciptakan Beacon Enterprise Services (BES) dengan fasilitas konferensi video untuk menyediakan sebuah platform terpusat untuk karyawan dan remote managementoperasi pelanggan.

Sebelumnya setiap unit bisnis bertanggung jawab untuk garis produk tertentu beroperasi secara independen di seluruh dunia. Sistem layanan BES mengubah cara BHI memberikan pelayanan kepada pelanggan dengan memungkinkan perusahaan memantau dan mendukung operasi pelanggan di seluruh dunia. Seluruh pekerja BHI di seluruh dunia juga dapat berkolaborasi dan saling berbagi pengetahuan.

Sejumlah pelanggan bahkan meminta layanan BES untuk operasi yang tidak dikelola BHI. Ini jelas menciptakan aliran pendapatan baru bagi perusahaan. Proyek ini juga telah mengurangi biaya, memberikan kualitas yang lebih tinggi dari layanan kepada pelanggan, dan peningkatan pendapatan, bahkan menutupi investasi BHI dalam waktu kurang dari satu tahun.

Kemudian, perusahaan manufaktur besi baja Essar Steel yang berbasis di Mumbai, India, menghadapi tantangan seperti proses manual yang tidak efisien dalam banyak operasi, masalah performa dengan sistem warisan, dan kebijakan harga desentralisasi.Pada 2008 perusahaan dengan pendapatan USD3,112 miliar ini berkomitmen melakukan rekayasa ulang infrastruktur TI-nya.

Proyek ini dimulai pada 2009 degan pengembangan sebuah template proses bisnis global, The Global Steel Template, untuk disebarkan ke seluruh perusahaan. Penyebaran SAP bertujuan untuk standardisasi proses yang memiliki ketahanan dan skalabilitas untuk mendukung peningkatan volume penjualan. Dengan penyebaran tersebut, penjadwalan produksi dilakukan secara realtime.

Hasilnya, volume produksi berkembang menjadi 40.000 metrik ton per bulan, naik dari sebelumnya 6.000 metrik ton. Perusahaan pemenang lain yang menciptakan inovasi yang tidak kalah sehingga mampu membuat perusahaan berjalan dengan lebih baik adalah PNC Financial Services yang mengembangkan sistem pemodelan data dan alat simulasi.

Sistem ini dipakai untuk merencanakan migrasi sekitar 10 juta catatan pelanggan hingga 20 juta rekening PNC saat mengakuisisi Bank National City. Proses integrasi ini diselesaikan dalam tempo enam bulan lebih cepat dari waktu yang ditetapkan. Dengan pola ini perusahaan menghemat lebih dari USD1,8 miliar dan meminimalkan duplikasi data serta mengurangi waktu yang dihabiskan untuk mengurusi keluhan pelanggan yang nilainya setara USD3,5 juta.

Sprint Nextel, sebuah perusahaan telekomunikasi yang berbasis di Kansas menciptakan sistem manajemen layanan terpadu berbasis web untuk meningkatkan kualitas dan kecepatan pengiriman layanan TI.Sprint mengonsolidasikan jumlah alat manajemen TI lebih dari 50 menjadi kurang dari 10,dengan meningkatkan kualitas data.

Sistem ini menciptakan gambaran terpadu dari sistem TI,mengintegrasikan data dari beberapa sumber,dan menghasilkan laporan pada sistem yang efektif. Di masa lalu,hanya sedikit orang di Sprint yang memiliki akses ke layanansistem manajemen, kini hingga 1.500 pengguna secara bersamaan dapat menyelesaikan tugas yang sama dengan alat tunggal.

Perangkat TI Sprint dapat memastikan bahwa semua permasalahan akan menerima tiket layanan otomatis, yang kemudian diteruskan ke pekerja yang sesuai. Sementara,penyedia pelayanan kesehatan HealthSouth, setelah skandal keuangan yang melibatkan pejabat seniornya, menetapkan sebuah arah untuk meningkatkan keuntungan. Caranya dengan menggunakan metrik untuk mengelola rumah-rumah sakit yang berkinerja sangat baik.

Pada Oktober 2009 perusahaan ini mengembangkan Beacon, sebuah sistem pelaporan manajemen untuk melacak produktivitas tenaga kerja,terapi,dan hasil perawatan,biaya rantai pasokan dan tenaga kerja, yang memungkinkan Health South memantau kepatuhan peraturan dan kinerja operasi rumah sakit tersebut.

Sekarang,sistem ini memiliki lebih dari 900 pengguna dan menggantikan sistem manajemen yang berbeda yang digunakan pada hampir seluruh 100 rumah sakit. Salah satu ukuran peningkatan efisiensi HealthSouth yakni perusahaan mampu menjaga kenaikan tahunan biaya makanan di rumah sakit antara 2–4%, sementara perusahaan lain rata-rata 3–6%.

Wakil Presiden Divisi TI Health- South Brannon McDaniel mengungkapkan, perusahaan akan berkembang dengan baik jika tidak ada kesenjangan antara bisnis dan TI.“Anda harus memiliki orang-orang di TI yang tahu bisnis.Tidak hanya orang-orang di level eksekutif, ”ujarnya.

Artinya,saat ini peran CIO semakin menentukan arah dan kemajuan sebuah perusahaan. Sebab, CIO kini tidak lagi dipandang sebagai posisi yang hanya berkutat pada urusan teknologi semata.Tetapi, bagaimana teknologi yang dimiliki perusahaan bisa menjadi senjata ampuh untuk strategi bisnis.

Sumber :
http://www.seputar-indonesia.com/edisicetak/content/view/434569/44/

  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: