Archive

Archive for the ‘Kisah dan Cerita’ Category

Positif Thinking

Budi baru masuk SD kelas 1. Hari pertama dia sudah protes sama Ibu Guru

“Bu…. Saya seharusnya duduk di kelas 3.”

Bu Gurunya heran, “Kenapa kamu yakin begitu…???”

Budi menjawab dengan mantap, ”Soalnya saya lebih pintar dari kakak saya
yang sekarang kelas 3.”

Akhirnya Bu Guru membawa Budi ke ruang KepSek. Setelah diceritakan oleh Bu
Guru, Pak KepSek mencoba menguji Budi langsung dengan berbagai materi
pelajaran murid kelas 3 SD. Berikut kutipan percakapannya : Baca selanjutnya…

KISAH NYATA KEAJAIBAN DI JALUR GAZA

Bismillahir-Rahmaanir-Rahim … Gaza, itulah nama hamparan tanah yang luasnya tidak lebih dari 360 km persegi. Berada di Palestina Selatan, “terjepit” di antara tanah yang dikuasai penjajah Zionis Israel, Mesir, dan laut Mediterania, serta dikepung dengan tembok di sepanjang daratannya.

Sudah lama Israel “bernafsu” menguasai wilayah ini. Namun, jangankan menguasai, untuk bisa masuk ke dalamnya saja Israel sangat kesulitan.

Sudah banyak cara yang mereka lakukan untuk menundukkan kota kecil ini. Blokade rapat yang membuat rakyat Gaza kesulitan memperoleh bahan makanan, obat-obatan, dan energi, telah dilakukan sejak 2006 hingga kini. Namun, penduduk Gaza tetap bertahan, bahkan perlawanan Gaza atas penjajahan Zionis semakin menguat. Baca selanjutnya…

Kisah yang Menyentuh

18 November 2012 1 komentar

Ada seorang istri memberikan tantangan kepada suaminya untuk hidup tanpa dirinya. Dia minta kepada suaminya untuk tidak ada komunikasi sama sekali di antara mereka selama sehari.

Si istri berkata kepada suaminya itu, “Bila kamu bisa melewati itu, aku akan mencintaimu selamanya”. Dan sang suami pun setuju. Dia tidak sms/ telpon istrinya seharian.

Tanpa dia ketahui bahwa istrinya hanya memiliki 24 jam untuk hidup, karena dia terkena kanker.  Keesokan harinya sang suami itu pulang ke rumah. Air matanya pun tiba2 menetes melihat istrinya sudah terbaring dengan surat di tangan yang bertuliskan: Baca selanjutnya…

Kategori:Kisah dan Cerita

Sok Tahu “Tong Kosong Nyaring Bunyinya”

16 November 2012 1 komentar

Belakangan ini, kita sering disuguhin dengan intrik-intrik perpolitikan di negeri kita tercinta. Sebagai orang awam, saya pribadi ikutan gerah dengan orang-orang yang berbicara lantang sok tahu, sok bener sendiri. Lagi-lagi saya gerah dengan kondisi dimana beberapa saudara kita juga terjebak pada ikut-ikutan menghakimi sesuatu yang mereka tidak ada pengetahuan tentangnya. Sungguh sangat disayangkan. Kenapa? Karena justru hal-hal itulah yang kian bikin ruwet dan semrawut suasana negeri ini.

Mewabahnya penyakit Sok Tahu Sok Bener ini sudah menjamah kesetiap titik sektoral  tidak saja berkutat pada terminal-terminal tertentu saja tapi sudah mengambang hingga rasa malu tetang ketidak tahuan menjadi semakin tebal diatas titik kepercayaan diri yang tinggi, alasannya kemungkinan dikarenakan siapa gue didepan atasan, atau jaga imej atau sebagainya. Baca selanjutnya…

Belajar Dari Sebuah Pensil

“Pertama, pensil mengingatkan kita kalau kita bisa berbuat hal yang hebat dalam hidup ini. Layaknya sebuah pensil ketika menulis, kita jangan pernah lupa kalau ada tangan yang selalu membimbing langkah kita dalam hidup ini. Kita menyebutnya Tuhan. Dia akan selalu membimbing kita menurut kehendakNya.”

“Kedua, dalam proses menulis,  terkadang kita beberapa kali harus berhenti dan menggunakan rautan untuk menajamkan kembali pensil kita. Rautan ini pasti akan membuat si pensil menderita.”

“Tapi setelah proses meraut selesai, si pensil akan mendapatkan ketajamannya kembali. Begitu juga dengan kita, dalam hidup ini kita harus berani menerima penderitaan dan kesusahan, karena merekalah yang akan membuat kita menjadi orang yang lebih baik.” Baca selanjutnya…

%d blogger menyukai ini: